Walaupun ASI-ku ga berlimpah ruah, aku masih bisa pumping, meskipun hanya sekali sehari (kalau niat). Oleh karenanya, aku punya alat tempur juga haha..
Breast pump
Yang aku punya adalah Spectra 9+. Aslinya double pump. Tapi emak-emak ini ngerasa serem kalau harus pumping dua-duanya. Haha. Ga kebayang juga caranya gimana.
I used to hate my Spectra. ASI dikit membuatku membencinya, semakin benci karena pegel banget ye pumping ituuuu. Badan kudu bungkuk biar ASI-nya ga mbleber-mbleber. Masuk angin pula :(
But, wth, life must go on, she needs milk.
Pada akhirnya aku bisa menaklukan Spectra, setelah mengakui dengan lapang dada kalau ASI ijk emang dikit.
But, wth, life must go on, she needs milk.
Pada akhirnya aku bisa menaklukan Spectra, setelah mengakui dengan lapang dada kalau ASI ijk emang dikit.
How I used Spectra:
Jadi, si Spectra ini punya dua mode: massage mode (lima level) dan expression mode (sepuluh level). Awalnya aku cuma pakai expression mode level 3 selama masing-masing 15 menit, diselingi massage mode dikit-dikit. Tapi..
GA GITU CARANYA, BUIBUUUUUU..
Gini harusnya: pancing LDR pakai massage mode, kalau LDR sudah muncul baru pindah ke expression mode. Aku pakai massage mode level 5 & expression mode level 6.
Breastmilk storage bag
Sebelum pakai Spectra, sebenarnya aku sudah punya pompa manual Avent. Tapi aku ga bisa pakainya. Haha.. Waktu beli pompa Avent, aku sekalian beli kantung asinya. Jadi awal-awal, aku pakai kantung ASI Avent untuk nyimpen ASI. Terus coba-coba yang lain: Natur, Gabag (3 kantung), sama Momo. Natur sudah habis, Gabag 120 ml juga sudah habis 2 kantung, sekarang baru pakai yang Momo. Masih ada kurang lebih setengah Gabag 160 ml.
Ga ada yang favorit sih. Tapi kalau yang Momo habis, aku mau beli yang Gabag lagi.
Soalnya..
Gabag punya extension yang bisa nyambungin pompa langsung ke kantung ASI. Jadi ga perlu ditampung dulu ke botol baru dituang ke kantung. Emak anti ribet.
Colibri - Gabag
Sedikitnya jumlah ASI bikin aku berpikir berapa jumlah ASI yang ketinggalan di botol akibat aktivitas pumping kemudian tuang ke kantung ASI. Dan membuatku bertanya-tanya, masak sih ga ada yang bisa langsung dipompa ke dalam kantung ASI?
Eh, ternyata adaaaaaa..
Namanya Colibri dari Gabag, dibuat sebagai tambahan untuk pompa ASI Gabag. Membuatku berpikir apa aku perlu beli pompa ASI Gabag yaaa. Haha.. Eh tapi ternyata Colibri ini fit perfectly ke corong Spectra. I am happy, Kid! I am happy!
Breastpad
Walaupun ASI-nya dikit, tapi tetep bisa bikin bra basah. Jadi aku butuh breastpad. Awalnya beli ママパッド terus ada yang ngado Pigeon. Enak yang Pigeon sih, tapi mihil. Jadi aku pakai MamaPad lagi.
Anywayy..
Banyak bet sampah plastik di dunia perbayian ini yhaaaaa.. Plastik pospak, plastik pembalut nifas, plastik pembalut kalau dapet, plastik pantyliner, plus plastik MamaPad. Bzzzz..
Jadilah aku cari-cari washable breastpad dan belilah aku breastpad merk Avent. Tigapuluh ribuan dapet tiga pasang. Haha..
Tapiiiiiii..
Zonk!
Ada serat kain yang nempel di puting!!
Nyebelin ga sih?
Baca-baca sekilas di forum emak-emak, kayaknya ini breastpad Avent KW. Meh.
Jadi aku mulai cari breastpad lain. Dr Brown, Mothercare, atau Mooimom. Tebak yang mana yang aku pilih!
Yup!
Mothercare. Ekonomis.
Ternyata,
Berserat juga .____.
So, I stick to ママパッド
Please bear with us, Earth!
So, that's all I guess!





No comments:
Post a Comment