Monday, June 28, 2010

kebayaku sendiri

kadang, aku suka kalo ketiduran. bisa tidur tanpa gosok gigi, tidur dengan pintu kamar terbuka, tidur tanpa selimut & tidur tanpa ribuan hal untuk dipikirkan..

kadang juga sebel kalo ketiduran di saat seharusnya aku nggak tidur. narcolepsy.

huff, jadi inget kegagalanku hari ini. yang lagi-lagi karena kebodohanku sendiri. ah, lupakan.. lupakan.. T.T Allah masih begitu baiknya, masih ada sisa waktu yang bisa aku pake untuk benerin yang tersisa. tapi yaa, verda ki ncen dudul kok, masih sempet-sempetnya maen rollercoaster di taman pikiran yang mbruwet dengan sejuta pertanyaan nggantung yang dibiarkan nggak terjawab. hehe, mungkin terlalu capek menjawab di kertas ujian calon apoteker. capek mengurai benang kusut soal ujian, mengulur & mencoba menjahitnya menjadi baju kebaya sumpahan yang layak pakai.

tapi sayang sekali, aku bukan penjahit. aku nggak bisa mengukur badan pake meteran, menggambar detail desain, memotong kain, menjahit, mengobras, menjahit menjahit menjahit dan seterusnya sampai jadi baju kebaya lengkap dengan jariknya.

aku ini kayak kutu loncat. loncat-loncat dari satu pikiran ke pikiran lain. dari benang satu ke benang lainnya. benang bundet.

T.T
rasanya pingin banget bisa menguraikan semuanya dengan runtun, beralasan & bisa dipertanggungjawabkan. menguraikan apa yang ingin aku urai. membuat kebayaku sendiri. buka konveksi.

No comments:

Post a Comment