beberapa minggu lagi untuk jadi apoteker, insya allah. temen-temen udah pada sibuk cari kerja, malah ada beberapa yang udah dapet kerjaan. ada juga yang mau lanjutin S2..
aku?
as usual: bingung.
udah daftar S2, tapi masih belom yakin. mau lamar kerja kok ya nggak pede sama kemampuan akademikku. nggak tau juga mau kerja jadi apa & dimana..
apoteker.
huff, mau aku apain sie kamu?
okelah, mari berandai-andai tentang kepahitan hidup kalo misalnya aku nggak diterima kerja di dunia kefarmasian, heheheee, naudzubillah. sejauh ini baru dapet dua pekerjaan alternatif untuk nantinya..
melihat kemampuan yang aku punya, yang terbersit pertama kali adalah jadi supir. awalnya pingin jadi supir pribadi suami, tapi dipikir-pikir itu nggak nambah pemasukan. ya masak digaji suami sendiri? -___- jadi aku putuskan untuk jadi supir taxi aja. mungkin kalo ada kesempatan mau belajar jadi masinis.
yang kedua mungkin jadi tukang pijet. sudah banyak yang mengakui kehebatan pijetanku. mulai dari ibu, eyang, budhe & beberapa temen. tapi jelas bukan tukang pijet panggilan. emang gue cewek apaan?? maunya jadi tukang pijet di salon khusus cewek aja.
but, yes, life is fair.
it's really true, every things happened because there were reasons. and it's fair. just be good. for now, verda..
No comments:
Post a Comment