Ini gara-gara jargon yang mematahkan istilah "bau tangan":
gendonglah anak sesering mungkin karena mereka tidak selamanya menjadi anak-anakApa gimana gitu, pokoknya intinya ntar kangen gendong anak waktu anak sudah besar.
So, I kemakan jargon itu. Haha. Dan tidak kusesali. Cuma sedikit lupa kalau 5 kg itu berat banget ya, Buuu.. Dan itu masih akan terus bertambah, inshaAllah. Tangan sudah semakin gampang kemeng, punggung sudah semakin entah gimana njelasinnya.
Aku ga akan mbahas M-shape. Sudah banyak dibahas. Aku cuma pingin cerita tentang perjalanan nyari gendongan yang ok buat Yui. Eh, buat aku deng. Secara aku yang gendong.
Waktu baca-baca tentang gendongan, aku jadi tau bahwa sesungguhnya ada banyak sekali macam gendongan. Gendongan jarik sepertinya sudah sangat kuno. Jaman sekarang ada yang namanya baby wrap, hipseat, soft-structured carrier (SSC), ringsling, geos (gendongan kaos -- ya ampun singkatannya), dll.
Sebagai orang yang pakai tas postman pasti migrain, ringsling dan geos are out of my list!
Dan sesungguhnya, aku pingin hip seat I-Angel tapi mahalnya ya ampun ku tak ma(mp)u.
Akhirnya pilihan jatuh ke baby wrap.
Tbh, aku agak gengsian haha jadi aku tak mau mencari gendongan biasa di toko bayi. Apalagi toko bayi di Jogja, beberapa ada yang ngenes banget kondisinya.
Jadilah, aku browsing sahaja cari gendongan indie. Dan aku menemukan Mikhadou di Instagram. Ya ampun, baby wrap-nya lucu banget!
Tapi, online shop jaman sekarang ini sistem jual belinya sungguh menyebalkan, kudu banget dikasih jadwal order dan harus cepet-cepetan kirim format order via wa di waktu yang sudah ditentukan. Siapa cepat dia dapat. Males banget euy. Tapi ya gimana sih aku ini kalau sudah suka sama barang kayaknya harus kebeli, takut nyesel padahal uang juga ga berlebih. So, yeah.. I was in. Untung-untungan. Dan aku dapat 😌
Si gendongan datang sebelum Yui lahir, jadi untuk beberapa saat cuma jadi pajangan di lemari. Dan setelah Yui lahir pun, masih jadi pajangan karena ya ampun bayi sekecil itu masak diubet-ubet sedemikian rupa sih?? Katanya sih ga papa, tapi ku tak tegaaaaa. Dan lagi, baby wrap itu ribet yeeee. Waktu aku mulai berani gendong Yui, Yui-nya keburu ngamuk 😂😂😂
Jadi pajangan beneran deh sampai berbulan-bulan; berat badan Yui semakin naik dan aku semakin kepayahan kalau gendong Yui. Rasanya pingin banget punya gendongan yang langsung leb ga perlu ubet-ubet biar simpel gitu bisa langsung taruh Yui ke kasur setelah Yui tidur di gendonganku.
Dan aku menemukan..
Hipseat.Awalnya aku pingin yang kayak begini:
Hipseat AIEBAO. Simpel banget kelihatannya. Ya kan?
Tapi ragu mau beli online.
Terus si Adek bilang kalau ada yang kek begituan di Vinolia tapi beda merk, dan waktu ke Vinolia akhirnya ga kebeli karena barang tinggal satu dan kemasannya udah ga ok 😂
Jadi ku browsing lagi dan tetap tidak berani nglirik I-Angel takut tergoda. Dan kemudian aku menemukan Mooimom hipseat yang harganya lebih murah tapi tetep aja lumayan tapi gimana aku harus punya (berasa orang kaya yang bisa beli macem-macem....
..eh tapi kebeli dong yang warna Tiffany Blue).
Yui waktu itu 3 bulan. Pas dicoba, seat-nya sepertinya masih terlalu lebar. Jadilah pajangan kedua.
Waktu Yui 5 bulan, aku coba lagi hipseat Mooimom-nya, udah bisa tapi ada tapinyaaaaa..
Lemak di perut ketekan banget ahahahahaha sedih brayyyyy..
Kalau ada seseorang yang kesasar di sini karena pingin gendongan Mooimom, coba cek ini dan bantu saya ya. He. He.
Suatu hari, Mas Suami ngajak mudik ke Mataram (Yui umur 4 bulan). Kebutuhan gendongan semakin "mendesak". Karena pertama kali Yui ke Mataram waktu umur belum ada 3 bulan, dan mbak pramugarinya bilang kalau Yui harus digendong waktu take off dan landing. Waktu itu, yang aku punya baru Mikhadou dan memang ribet. Jadi aku tak mau mengulang keribetan yang sama.
Dan aku teringat kalau ada yang ngado gendongan Ergobaby (gendongan tipe SSC). Beberapa hari sebelum keberangkatan, aku dan Yui belajar pakai Ergobaby itu. Eh kok enak. Lho lho lho.. jadi selama ini apa yang telah aku lakukan padahal gendongan itu ada di lemari. Jadilah kita ke Mataram dengan gendongan Ergobaby.
Waktu itu Yui masih awal-awal fase oral. Diemutlah gendongan itu dan secara gendongan itu fresh from the box, bau kimia kain masih kentara banget. Aku harus memutar otak di waktu yang semakin mepet, dan jadilah ini:
Yui, gendongan Ergobaby, dan Eross
ketika ibunya sedang disuruh ayahnya ngantre Roti-O
Itu yang putih-putih di bagian strap gendongan adalah celananya Yui btw :')
Perjalanan ke Mataram was so good. Tapi tidak dengan perjalanan mencari gendongan. Emak ini tak terima karena gendongan yang dipakainya adalah gendongan KW. Atas nama keselamatan anak dan kekayaan intelektual, pencarian terus berlanjut.
Kali ini pencarian lebih mendalam dilakukan untuk mencari SSC yang ok. Oh, my..
Padahal beberapa waktu lalu Mikhadou launching SSC which was very pretty. Tapi waktu itu belum butuh. Too bad belum restock lagi.
Dan karena untuk bikin SSC itu Mikhadou berkolaborasi sama Zakkel; aku cari info tentang Zakkel juga yang ternyata sama-sama cantiknya kayak Mikhadou ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜
Tapi kemudian aku tahu kalau SSC Mikhadou dan Zakkel ada syarat umur. Tipe Standar (baru bisa dipakai setelah 6 bulan) dan Toddler (dipakai kalau kaki udah mulai nggantung pas pakai yang Standar). Jadi artinya aku harus beli dua kali. Ouch. Dan aku urungkan niat untuk beli Zakkel maupun Mikhadou.
Cari-cari lagi. Bermacam-macam merk SSC lokal aku pelajari, dari Nana, Bobita, Andrea, CuddleMe; ga ada yang sreg di hati (hey, it rhymes!). Yang internasional pun pada akhirnya aku pelajari juga, dan ternyata SSC itu banyak banget macamnya 😂😂😂 oh my god!
Dan akhirnya aku jatuh cinta sama Boba X 😠ada online shop yang pre order Boba X, harganya mirip I-Angel, dua jutaan ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ sedang rupiah, aku sedang tak ada. Eh ada deng tapi mepet. Maju mundur banget mau beli Boba X.
Mau ikut po, rupiah mepet. Mau beli langsung ke website-nya pakai euro, tapi ga mudeng sama bea cukai. Duh.
Kemudian..
CuddleMe mau ngeluarin gendongan yang mirip Boba X ini, tapi mungkin pas akhir tahun atau awal tahun baru. Kayaknya bagus. Tapi logo CuddleMe yang gengges itu dipasang gede-gede di bagian muka. Aaaaaaah.
Tapi..
Selalu ada tapi di setiap kondisi :')
Aku cari di website Boba Eropa. Dan aku beli Boba X Yucca pakai tabungan Euro hasil kembalian uang bayar listrik. Dan aku beli bagasi dari mahasiswa Indonesia yang mau mudik ke Indonesia.
Deg-degan nunggu gendongan datang. Eh si Boba X keluar motif baru yang lebih bagus 😠tapi ya sudahlah apa mau dikata. Euro sudah jadi gendongan.
Dan minggu lalu gendongannya sampai ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜
Yucca 160€ ku.
Bagus banget :')
Enak dipakainya.
Barang mahal memang beda yaa :')
Apa yang terjadi dengan gendongan yang lain?
Mooimom: masih nunggu ada yang mau beli.
Ergobaby: nangkring di pojokan belum dicuci
Mikhadou: masih dipakaaaaai. Ibu suka sekali gendongan Mikhadou ini. Yui juga sudah mau digendong pakai ini <3
Ayo, Nak..
Sini ibu gendong, sampai kamu tak kecil lagi :')





No comments:
Post a Comment